7 Maret 2025 : Analisa Pasar Kripto

Analisa Pasar Kripto

Cryptodewa.com –  Analisa Pasar Bitcoin kembali mengalami fluktuasi yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pada tanggal 7 Maret 2025, kita melihat beberapa indikator ekonomi global yang mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin dan aset kripto lainnya. Salah satu faktor utama yang memengaruhi pasar adalah keputusan European Central Bank (ECB) yang menurunkan suku bunga dari 2,9% menjadi 2,65%, atau turun 25 basis poin.

Keputusan ini menandakan perlambatan ekonomi di Uni Eropa, yang bisa menjadi sinyal positif bagi pasar kripto jika negara lain mengikuti kebijakan serupa. Jika Bank of England dan Federal Reserve juga menurunkan suku bunga, maka ini akan menjadi katalis positif bagi Bitcoin dan aset digital lainnya.

Analisa Pasar Kripto
Analisa Pasar Kripto

Data Ekonomi AS dan Dampaknya Terhadap Bitcoin

Dari Amerika Serikat, data ekspor dan impor menunjukkan bahwa ekspor tetap stabil, sedangkan impor mengalami kenaikan meskipun Donald Trump baru-baru ini menaikkan pajak impor. Selain itu, klaim pengangguran (Initial Jobless Claims) menunjukkan angka yang lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, menandakan analisa pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat.

Hari ini, beberapa data penting akan dirilis, termasuk Fed Balance Sheet, Nonfarm Payroll, Private Nonfarm Payroll Participation Rate, serta data pengangguran. Data-data ini akan sangat berpengaruh dalam menentukan langkah kebijakan moneter The Fed dalam beberapa minggu ke depan, terutama terkait dengan keputusan suku bunga pada 20 Maret 2025.

Saat ini, ekspektasi pasar adalah The Fed akan mempertahankan suku bunga di level 4,5%. Namun, ada peluang sebesar 6% bahwa The Fed mungkin akan menurunkan suku bunga pada bulan Maret. Jika terjadi, ini bisa menjadi kabar baik bagi Bitcoin dan aset kripto lainnya.

Update Listing Token dan Peluang Investasi

Selain faktor makroekonomi, dunia kripto juga diramaikan oleh beberapa listing token baru. Token “Min” akan segera listing di jaringan Ethereum, dan para investor bisa mendapatkannya melalui staking di platform Getateo. Periode staking berlangsung selama 12 hari ke depan dengan APR hingga 18,72%.

Bagi investor yang tertarik, mereka bisa masuk ke menu “Earn” atau “Launchpool” di platform untuk mencari berbagai peluang staking. Selain itu, ada juga beberapa misi harian yang bisa diselesaikan untuk mendapatkan reward tambahan.

Pergerakan Dana di ETF Bitcoin dan Ethereum

Dari segi dana yang mengalir ke ETF Bitcoin, BlackRock masih menjadi pemain utama dalam menyerap inflow Bitcoin, sedangkan Valkyrie mengalami arus keluar yang cukup signifikan. ETF spot Bitcoin masih terus mengalami tekanan jual dari investor ritel, yang menjadi salah satu alasan mengapa harga Bitcoin mengalami koreksi dalam beberapa hari terakhir.

Hal serupa terjadi pada Ethereum, di mana ETF Ethereum juga mengalami outflow yang cukup besar dari Grayscale. Ini menunjukkan bahwa baik Bitcoin maupun Ethereum sedang berada dalam fase koreksi akibat tekanan jual yang meningkat.

Dukungan Texas terhadap Bitcoin

Salah satu berita positif yang muncul adalah keputusan Texas untuk meloloskan Bitcoin Strategic Reserve, sebuah rancangan undang-undang yang memungkinkan negara bagian tersebut untuk memiliki cadangan Bitcoin. Ini menandakan semakin banyak wilayah di AS yang mulai mengadopsi Bitcoin sebagai aset strategis.

Langkah ini dapat mendorong negara bagian lain untuk mengikuti jejak Texas, yang pada akhirnya bisa memperkuat fundamental Bitcoin dalam jangka panjang. Jika lebih banyak negara bagian di AS mulai mengakumulasi Bitcoin, maka ini bisa menjadi pendorong besar bagi harga di masa depan.

Pergerakan Wallet Besar: Ancaman atau Peluang?

Baru-baru ini, salah satu wallet besar yang dikaitkan dengan Mt. Gox memindahkan Bitcoin senilai $1 miliar. Pergerakan ini menyebabkan kepanikan di pasar, karena banyak yang khawatir Bitcoin tersebut akan dijual dalam jumlah besar. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan harga Bitcoin turun dari $92.000 ke level yang lebih rendah.

Selain itu, beberapa investor besar juga sedang melakukan rebalancing portofolio mereka, yang semakin meningkatkan volatilitas di pasar.

Potensi Koin yang Masuk ke ETF di Masa Depan

Beberapa koin yang memiliki potensi untuk masuk ke dalam ETF di masa depan adalah Dogecoin, Avalanche (AVAX), XRP, Cardano, dan Solana. Koin-koin ini sering disebut dalam diskusi ETF application, yang berarti mereka memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan eksposur institusional dalam waktu dekat.

Crypto Summit dan Potensi Perubahan Regulasi

Besok, pada tanggal 8 Maret 2025, akan diadakan pertemuan besar yang membahas regulasi kripto di Amerika Serikat. Acara ini akan menghadirkan para pengusaha dan investor kripto untuk memberikan masukan kepada Donald Trump. Harapannya, regulasi yang lebih jelas dan positif dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar kripto.

Namun, jika hasil pertemuan ini tidak sesuai dengan harapan pasar, maka kita bisa melihat koreksi lebih lanjut di harga aset kripto dalam beberapa hari ke depan.

Rencana Ripple untuk Masuk ke Jaringan Trump

Ripple (XRP) dilaporkan sedang mencoba menjalin kerja sama dengan Trump untuk mendapatkan dukungan lebih besar terhadap proyek mereka. Saat ini, Trump lebih banyak menunjukkan dukungan kepada Bitcoin, Ethereum, dan Solana, tetapi Ripple berharap bisa menjadi bagian dari daftar koin yang didukung oleh mantan presiden AS tersebut.

Baca Juga :

Kesimpulan dan Prediksi Pasar

Saat ini, pasar kripto sedang berada dalam kondisi yang sangat volatil. Beberapa faktor utama yang harus diperhatikan dalam beberapa hari ke depan adalah:

  1. Keputusan suku bunga The Fed pada 20 Maret 2025 – Jika The Fed menurunkan suku bunga, Bitcoin bisa mengalami lonjakan harga.
  2. Crypto Summit pada 8 Maret 2025 – Jika hasilnya positif, maka pasar kripto bisa mendapatkan dorongan besar.
  3. Arus dana di ETF Bitcoin dan Ethereum – Jika outflow terus berlanjut, maka tekanan jual bisa semakin besar.
  4. Aksi para investor besar dan pergerakan wallet Bitcoin – Jika investor besar terus menjual aset mereka, harga Bitcoin bisa turun lebih jauh.
  5. Dukungan regulasi dari berbagai negara – Jika lebih banyak negara mengadopsi Bitcoin seperti Texas, maka ini akan memperkuat fundamental aset digital ini.

Secara teknikal, Bitcoin saat ini masih berada dalam pola segitiga (triangle pattern), di mana harga bisa bergerak ke dua arah. Jika Bitcoin berhasil menembus level $92.000, maka ada potensi kenaikan ke $98.000. Namun, jika tekanan jual terus berlanjut, Bitcoin bisa turun ke level $74.000 dalam jangka pendek.

Sebagai investor, penting untuk selalu memperhatikan perkembangan analisa pasar dan mengambil keputusan berdasarkan analisis yang matang. Volatilitas tinggi ini bisa menjadi peluang maupun risiko, tergantung bagaimana strategi yang digunakan.

Kami tidak memberikan sinyal trading atau saran investasi dalam bentuk apa pun. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi pembaca, dan kami sangat menyarankan untuk selalu melakukan riset sendiri (DYOR) sebelum mengambil tindakan di analisa pasar. Investasi dalam aset keuangan memiliki risiko, dan Anda harus mempertimbangkan dengan cermat toleransi risiko serta berkonsultasi dengan profesional keuangan jika diperlukan.

Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang mungkin terjadi akibat penggunaan informasi dalam artikel ini. Semua keputusan investasi harus dibuat berdasarkan analisis dan penilaian pribadi.