IHSG : Market Crash Belum Berakhir

ihsg

cryptodewa.com –Kabar buruk untuk para investor! Pasar modal Indonesia kembali mengalami penurunan drastis, dan ini baru permulaan dari krisis yang lebih besar. Dalam sebuah pernyataan yang cukup menghebohkan, seorang analis menyebutkan bahwa market crash belum mencapai titik terendahnya (bottom), dan kondisi ekonomi Indonesia berada dalam fase kontraksi yang semakin ekstrem.

Market Crash
cryptodewa.com

2025: Tahun Kehancuran Pasar?

Sudah sejak lama diprediksi bahwa 2025 akan menjadi tahun kelam bagi pasar saham Indonesia. Bahkan, prediksi angka indeks saham gabungan (IHSG) bisa jatuh hingga di bawah 3.000 poin mulai menjadi kenyataan. Para pelaku pasar yang sebelumnya skeptis kini mulai menyadari bahwa situasi benar-benar serius.

“Gue udah bilang dari tahun lalu, 2025 market crash dan ini belum bottom,” tegasnya.

Ironi di Tengah Krisis: Gaji Direksi Naik, Saham Anjlok

Yang paling membuat publik geram adalah fakta bahwa meskipun harga saham Bank Mandiri, misalnya, telah turun lebih dari 34% dalam satu tahun terakhir, bonus dan penghasilan para direksi serta komisaris justru melonjak hingga 74%.

“Logis nggak? Saham turun sepertiga, tapi bos-bos BUMN malah pesta bonus,” katanya dengan nada sinis.

Tak hanya itu, laba perusahaan pun tercatat hanya naik tipis sekitar 0,06%, nyaris tidak ada pertumbuhan berarti. Namun, justru di saat-saat seperti ini, pejabat perusahaan malah meraup untung besar, jauh di atas keuntungan dari deposito atau investasi emas.

Kepercayaan Investor Asing Terus Tergerus

Kebijakan yang tidak berpihak pada logika pasar membuat investor asing kehilangan kepercayaan. Banyak yang mulai menarik diri dari pasar Indonesia. Apalagi, ditambah pengumuman-pengumuman yang tidak meyakinkan dari pejabat publik yang seharusnya bisa menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan perekonomian nasional.

Solusi Instan: Pemulihan Percaya Diri Investor

Sang narasumber menyebutkan bahwa ada satu cara cepat untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia dan mengembalikan kepercayaan investor asing. Namun, informasi lengkapnya hanya akan dibahas secara eksklusif dalam sesi live khusus bersama komunitas investor tertentu.

“Kalau pemerintah mau, ada cara instan. Dalam satu atau dua hari, kepercayaan investor bisa pulih,” ungkapnya.

Pengaruh Asing dan Media: Bahaya yang Tak Terlihat

Dalam pernyataan mengejutkan lainnya, ia menyebut bahwa ada kekuatan asing yang mulai menguasai narasi di Indonesia. Mereka dikabarkan sudah membeli beberapa media besar serta masuk ke dalam partai politik. Tujuannya? Mengadu domba rakyat dan melemahkan bangsa dari dalam.

“Lu pilih A disuruh hina B, lu pilih B ternyata bosnya sama juga. Ini yang bikin ngeri,” ujarnya tajam.

Ia bahkan menyinggung strategi yang mirip seperti yang dilakukan George Soros di masa lalu di Thailand dan Malaysia—menggunakan media untuk mengacaukan stabilitas politik dan ekonomi suatu negara.

Pertanyaan untuk Kita Semua

  • Apakah normal gaji direksi naik ketika ekonomi justru menurun?

  • Apakah kita akan terus menutup mata atas ketimpangan yang terjadi?

  • Apakah kita akan membiarkan kekuatan asing merusak masa depan bangsa ini?

Penutup: Persiapkan Diri, Puncak Krisis Belum Tiba

Satu hal yang pasti, menurut narasumber ini, krisis belum mencapai titik terendahnya. Ini baru permulaan dari badai ekonomi yang lebih besar. Semua pihak diharapkan lebih waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

“Market crash belum bottom. Jangan heran kalau minggu depan makin parah,” tutupnya.

Baca Juga : 


❓ FAQ: Market Crash dan Kondisi Ekonomi Indonesia

1. Apa itu market crash dan kenapa bisa terjadi?

Market crash adalah penurunan drastis dalam nilai pasar saham dalam waktu singkat. Hal ini biasanya dipicu oleh kombinasi ketidakpastian ekonomi, ketidakpercayaan investor, serta kebijakan pemerintah yang dianggap tidak mendukung pasar.

2. Kenapa IHSG diprediksi bisa turun di bawah 3.000?

Prediksi ini muncul karena kondisi ekonomi nasional yang melemah, rendahnya daya beli masyarakat, banyaknya PHK, hingga ketimpangan dalam manajemen perusahaan BUMN yang membuat investor kehilangan kepercayaan.

3. Apakah benar direksi perusahaan BUMN tetap mendapat bonus besar meski kinerja saham menurun?

Ya, dalam kasus yang diangkat dalam video, direksi BUMN disebut mendapatkan kenaikan bonus hingga 74% meski harga saham perusahaan tersebut anjlok lebih dari 34%.

4. Apa dampaknya jika investor asing menarik dana dari Indonesia?

Penarikan dana asing dalam jumlah besar bisa membuat rupiah melemah, inflasi naik, dan memperparah resesi ekonomi nasional. Ini juga mempersempit peluang pembiayaan proyek-proyek besar.

5. Apakah Indonesia sedang dalam ancaman kekuatan asing?

Menurut narasumber, ada indikasi bahwa kekuatan asing mulai mengintervensi narasi politik dan media di Indonesia untuk memecah belah bangsa, mirip dengan strategi yang dilakukan di negara-negara lain sebelumnya.

6. Apa yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia?

Perlu kebijakan yang berani dan tegas dari pemerintah, termasuk transparansi keuangan BUMN, pembenahan manajemen, serta pemulihan kepercayaan investor lokal dan asing dengan reformasi struktural.

Konten ini bersifat informatif dan tidak menjadi acuan keputusan investasi. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasi dengan ahli keuangan terpercaya.

Stay Tuned! Ikuti terus update terbaru seputar market, kripto, dan ekonomi hanya di CryptoDewa.com — tempatnya info terpercaya dan analisis tajam!