Kapan Waktu Terbaik Jual Beli Saham? Ini Jam Perdagangan Saham dan Ketentuannya

cryptodewa.com — Investasi saham kini semakin diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, karyawan, hingga pelaku usaha. Kemudahan akses melalui aplikasi sekuritas membuat siapa pun dapat membeli saham hanya dengan ponsel. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat aturan mendasar yang sering kali diabaikan, yaitu jam perdagangan saham.

Banyak investor pemula mengira saham bisa diperjualbelikan kapan saja seperti aset digital lainnya. Padahal, perdagangan saham hanya dapat dilakukan pada jam-jam tertentu yang telah ditetapkan oleh bursa. Kesalahan memahami waktu ini dapat menyebabkan order tidak tereksekusi, strategi gagal, hingga potensi kerugian. Oleh karena itu, memahami jam perdagangan saham dan aturannya menjadi bekal penting sebelum terjun ke pasar modal.

cryptodewa.com ~ Sektor Saham


Pengertian Jam Perdagangan Saham

Jam perdagangan saham adalah rentang waktu resmi di mana aktivitas jual dan beli saham dapat dilakukan di bursa efek. Selama jam ini, sistem bursa akan memproses seluruh order yang masuk dan mempertemukan penjual serta pembeli.

Di luar jam perdagangan, investor tetap dapat memasukkan order, namun transaksi tersebut tidak akan langsung diproses dan harus menunggu hingga bursa kembali dibuka.


Jam Perdagangan Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Di Indonesia, jam perdagangan saham diatur langsung oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan berlaku pada hari kerja, yaitu Senin hingga Jumat, kecuali hari libur nasional atau cuti bersama bursa.

Berikut pembagian jam perdagangan saham di BEI:

1. Sesi Pra-Pembukaan

  • 08.45 – 08.55 WIB
    Pada sesi ini, investor sudah dapat memasukkan order beli dan jual. Namun, transaksi belum terjadi. Sistem hanya mengumpulkan antrian untuk membentuk harga pembukaan yang lebih wajar.

2. Sesi Pembukaan

  • 08.55 – 09.00 WIB
    Di sesi ini, transaksi pertama terjadi. Harga saham resmi dibuka berdasarkan keseimbangan antara permintaan dan penawaran yang masuk saat pra-pembukaan.

3. Sesi Perdagangan I

  • 09.00 – 12.00 WIB
    Ini merupakan sesi perdagangan aktif. Volume transaksi biasanya tinggi karena banyak investor dan trader melakukan aksi beli maupun jual. Pergerakan harga saham cenderung lebih dinamis.

4. Sesi Istirahat

  • 12.00 – 13.30 WIB
    Tidak ada transaksi selama waktu ini. Investor biasanya memanfaatkan sesi istirahat untuk menganalisis pergerakan pasar, membaca berita, dan menyiapkan strategi lanjutan.

5. Sesi Perdagangan II

  • 13.30 – 15.00 WIB
    Perdagangan kembali dibuka. Pada sesi ini, investor mulai menyesuaikan posisi, baik untuk mengamankan keuntungan maupun meminimalkan kerugian.

6. Sesi Pra-Penutupan dan Penutupan

  • 15.00 – 15.15 WIB
    Sesi ini digunakan untuk menentukan harga penutupan saham. Harga penutupan sangat penting karena menjadi acuan pergerakan saham pada hari berikutnya.


Aturan Penting dalam Perdagangan Saham

Selain memahami jam perdagangan, investor juga wajib mengetahui beberapa aturan penting berikut:

1. Sistem Lot Saham

Perdagangan saham di BEI menggunakan satuan lot, di mana 1 lot setara dengan 100 lembar saham. Investor tidak bisa membeli saham di bawah jumlah tersebut.

2. Auto Rejection

Untuk menjaga stabilitas pasar, BEI menerapkan auto rejection, yaitu batas maksimal kenaikan dan penurunan harga saham dalam satu hari perdagangan. Aturan ini bertujuan mencegah lonjakan harga yang tidak wajar.

3. Fraksi Harga Saham

Harga saham memiliki kelipatan tertentu yang disebut fraksi harga. Investor tidak dapat memasang harga di luar kelipatan yang telah ditentukan sesuai rentang harga saham tersebut.

4. Penyelesaian Transaksi (T+2)

Sistem penyelesaian transaksi saham di Indonesia menggunakan T+2, artinya dana dan saham akan berpindah kepemilikan secara resmi dua hari bursa setelah transaksi dilakukan.


Mengapa Jam Perdagangan Saham Sangat Penting?

Memahami jam perdagangan saham memberikan banyak manfaat, antara lain:

  • Membantu menentukan waktu terbaik untuk masuk dan keluar pasar

  • Menghindari kesalahan teknis saat memasang order

  • Mengurangi risiko akibat volatilitas ekstrem

  • Membantu menyusun strategi trading yang lebih disiplin

Investor yang memahami waktu perdagangan biasanya lebih tenang dan tidak mudah terpancing emosi saat pasar bergerak cepat.


Tips Bertransaksi Sesuai Jam Perdagangan

Agar aktivitas investasi lebih optimal, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Perhatikan pergerakan harga saat sesi pembukaan

  • Hindari overtrading saat pasar terlalu volatil

  • Gunakan sesi istirahat untuk evaluasi portofolio

  • Amati harga penutupan sebagai referensi strategi esok hari


Kesimpulan

Jam perdagangan saham dan aturannya merupakan fondasi utama dalam dunia investasi pasar modal. Dengan memahami jadwal resmi Bursa Efek Indonesia serta ketentuan yang berlaku, investor dapat bertransaksi secara lebih terencana, aman, dan efektif. Baik untuk tujuan jangka pendek maupun jangka panjang, disiplin terhadap waktu perdagangan akan membantu meningkatkan kualitas keputusan investasi Anda.

BACA JUGA:

Mengenal Cara Kerja Perdagangan Saham di Bursa: Dari Pemula Hingga Ahli

Panduan Dasar Pasar Saham untuk Pemula: Mulai Aman dari Nol


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah saham bisa diperdagangkan setiap hari?
Tidak. Saham hanya diperdagangkan pada hari kerja dan jam yang ditetapkan BEI.

2. Apakah order bisa dipasang di luar jam perdagangan?
Bisa, tetapi akan diproses saat bursa kembali dibuka.

3. Jam berapa waktu paling ramai transaksi saham?
Biasanya pada sesi pembukaan dan awal sesi perdagangan pertama.

4. Apakah jam perdagangan berubah saat bulan puasa?
Pada kondisi tertentu, BEI dapat menyesuaikan jam perdagangan dan akan diumumkan secara resmi.

5. Apakah harga penutupan penting?
Ya, karena menjadi acuan harga saham pada hari perdagangan berikutnya.