Bybit | $1.4B ETH Disikat Hacker

cryptodewa.com

Cryptodewa.com – Peretasan Bybit dan Dampaknya pada Pasar, peretasan yang terjadi pada Bybit menjadi salah satu berita paling mengejutkan dalam dunia kripto. Dengan total kerugian mencapai 1,4 miliar dolar dalam bentuk Ethereum, kejadian ini memberikan dampak signifikan terhadap pasar. CEO Bybit, Ben Zhou, mengonfirmasi peretasan ini dalam siaran langsung, menegaskan bahwa timnya sedang berusaha mengatasi insiden ini secepat mungkin.

Kasus ini menimbulkan kepanikan di kalangan investor. Banyak pengguna mulai menarik dana mereka dari exchange, menyebabkan tekanan besar pada pasar. Akibatnya, beberapa bursa mengalami keterlambatan dalam proses penarikan dana. Banyak pihak mulai mempertanyakan apakah Bybit akan mengalami nasib yang sama seperti FTX, yang runtuh akibat masalah likuiditas.

Bybit
cryptodewa.com/

Pentingnya Self Custody dalam Menyimpan Aset Digital

Salah satu pelajaran penting dari kejadian ini adalah pentingnya self custody. Investor yang menyimpan aset mereka di cold wallet atau dompet pribadi lebih aman dibandingkan dengan yang mengandalkan platform exchange. Dalam dunia kripto, menyimpan private key sendiri adalah langkah terbaik untuk menghindari risiko peretasan.

Rekomendasi utama bagi pengguna kripto adalah:

  • Jangan menyimpan seluruh aset dalam exchange.
  • Gunakan cold wallet atau hardware wallet untuk keamanan lebih tinggi.
  • Selalu lakukan riset sebelum mempercayakan aset kepada platform tertentu.
  • Gunakan otentikasi dua faktor (2FA) untuk meningkatkan keamanan akun Anda.
  • Jangan membagikan informasi sensitif terkait wallet kepada siapapun.

Dampak Ekonomi Global terhadap Pasar Kripto

Di tengah ketidakpastian akibat peretasan Bybit, pasar juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro global. Data dari China menunjukkan bahwa M1 mereka mengalami lonjakan signifikan, menunjukkan peningkatan likuiditas yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar kripto.

Selain itu, kebijakan moneter Federal Reserve juga menjadi perhatian. Dari hasil pertemuan terakhir, ada indikasi bahwa quantitative tightening akan berakhir pada pertengahan 2025. Hal ini berpotensi memberikan dampak positif pada aset berisiko seperti Bitcoin, karena likuiditas di pasar kemungkinan akan meningkat.

Untuk memahami dampak dari kebijakan ini, berikut adalah tabel sederhana:

Faktor Ekonomi Dampak terhadap Kripto
Kenaikan M1 China Meningkatkan likuiditas dan potensi bullish
Penurunan QT oleh The Fed Mendorong investasi pada aset berisiko
Sektor jasa AS melambat Mengurangi daya beli dan spekulasi

Analisis Teknikal Bitcoin dalam Tren Koreksi

Tekanan jual yang tinggi menyebabkan harga Bitcoin mengalami koreksi tajam. Dalam grafik teknikal, Bitcoin gagal mempertahankan level support, yang mengindikasikan potensi konsolidasi lebih lanjut. Beberapa indikator menunjukkan kemungkinan pembentukan pola inverted head and shoulders, yang bisa menjadi sinyal pemulihan jika dikonfirmasi oleh volume yang cukup.

Namun, jika tekanan jual terus berlanjut, harga Bitcoin bisa mengalami retest di level support sebelumnya. Dalam skenario ini, penting bagi investor untuk tetap waspada dan mengelola risiko dengan baik.

Strategi Menghadapi Pasar yang Volatil

Dalam kondisi pasar yang tidak menentu, volatilitas menjadi sangat tinggi. Bitcoin mengalami lonjakan harga hingga menyentuh angka 99.400 sebelum akhirnya mengalami penurunan drastis. Pergerakan harga seperti ini sering kali dikaitkan dengan likuidasi besar-besaran di pasar derivatif.

Strategi yang bisa diterapkan dalam situasi ini adalah:

  1. Tidak melakukan perdagangan berdasarkan emosi.
  2. Menggunakan stop loss untuk membatasi kerugian.
  3. Memanfaatkan peluang retracement untuk mendapatkan harga terbaik.
  4. Menyesuaikan alokasi portofolio agar lebih seimbang.
  5. Menggunakan analisis teknikal dan fundamental sebelum mengambil keputusan.

Prediksi Tren Kripto ke Depan

Meskipun peretasan Bybit telah menciptakan ketidakpastian di pasar, tren jangka panjang Bitcoin tetap memiliki prospek cerah. Dengan adopsi yang semakin meningkat dan perkembangan regulasi yang lebih jelas, Bitcoin bisa kembali bullish setelah volatilitas ini mereda.

Faktor lain yang bisa mendukung pemulihan harga adalah likuiditas pasar yang meningkat akibat kebijakan moneter global. Dengan semakin banyaknya institusi yang masuk ke dalam dunia kripto, kepercayaan terhadap pasar bisa kembali meningkat.

Baca Juga ;

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah peretasan Bybit bisa menyebabkan market crash? Meskipun insiden ini menimbulkan volatilitas tinggi, dampaknya terhadap market crash masih belum bisa dipastikan. Banyak faktor lain yang mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin secara keseluruhan.

2. Bagaimana cara melindungi aset kripto saya agar tidak terkena dampak peretasan exchange? Gunakan cold wallet, aktifkan 2FA, dan hindari menyimpan aset dalam jumlah besar di exchange.

3. Apakah Bitcoin masih memiliki potensi bullish setelah peretasan ini? Ya, tren jangka panjang Bitcoin masih positif, terutama dengan adanya peningkatan adopsi dan kebijakan moneter yang lebih mendukung likuiditas pasar.

4. Mengapa data ekonomi global berpengaruh terhadap kripto? Karena Bitcoin sering diperlakukan sebagai aset spekulatif, kebijakan ekonomi global bisa mempengaruhi sentimen pasar dan tingkat investasi.

5. Kapan waktu terbaik untuk membeli Bitcoin setelah penurunan ini? Tidak ada jawaban pasti, tetapi menunggu konfirmasi pola bullish atau melihat dukungan harga yang kuat bisa menjadi strategi yang lebih aman.

Dengan tetap mengikuti perkembangan pasar dan menerapkan strategi yang bijak, investor bisa tetap bertahan dan memanfaatkan peluang yang ada di dunia kripto.