Cryptodewa.com – Saat ini, pasar kripto sedang mengalami kondisi stagnasi, khususnya pada Bitcoin, yang tetap bergerak dalam rentang harga yang sempit. Meskipun ada berbagai sentimen ekonomi dan berita global yang berpotensi memengaruhi harga, Bitcoin belum menunjukkan pergerakan signifikan.
Beberapa alasan utama mengapa Bitcoin masih terjebak dalam kondisi ini antara lain:
✅ Akumulasi oleh Whale – Pemain besar atau whale tampaknya sedang mengakumulasi Bitcoin dalam jumlah besar, tetapi mereka juga menahan harga agar tidak naik terlalu cepat. Ini bisa menjadi strategi mereka untuk mengumpulkan lebih banyak sebelum lonjakan berikutnya.
✅ Outflow ETF Bitcoin – Selama tiga hari berturut-turut, terjadi outflow atau keluarnya dana dari ETF Bitcoin. Hal ini bisa menyebabkan ketidakpastian dan kepanikan di pasar. Namun, dalam beberapa kasus sebelumnya, setelah outflow besar, biasanya terjadi inflow besar kembali yang bisa mendorong kenaikan harga.
✅ Ketidakpastian Global – Faktor eksternal seperti kebijakan pajak global, perdagangan internasional, dan keputusan ekonomi dari tokoh politik seperti Donald Trump juga memengaruhi psikologi investor.
Meskipun banyak faktor yang membuat Bitcoin masih bertahan dalam rentang harga yang sempit, banyak analis percaya bahwa fase stagnasi ini bisa berakhir dalam waktu dekat dengan pergerakan besar. Apakah itu lonjakan ke atas atau ke bawah, tentu saja masih perlu dikonfirmasi.

ETF Bitcoin dan Pergerakan Whale
Seperti yang diketahui, ETF Bitcoin memainkan peran besar dalam pergerakan harga Bitcoin. Beberapa hari terakhir, terjadi outflow yang mengindikasikan bahwa banyak investor menarik dananya dari ETF ini.
Namun, perlu dicatat bahwa setiap kali ada outflow besar, biasanya diikuti dengan inflow yang signifikan. Ini bisa menjadi momen yang ditunggu oleh investor besar untuk masuk kembali ke pasar. Ketika inflow terjadi, Bitcoin bisa mendapatkan dorongan untuk kembali naik.
Whale juga tampaknya memanfaatkan momen ini untuk mempertahankan harga Bitcoin dalam rentang tertentu agar mereka dapat melakukan akumulasi lebih banyak. Dengan begitu, ketika harga siap untuk bergerak naik, mereka sudah memiliki kepemilikan besar yang bisa mendatangkan keuntungan lebih tinggi.
Pengaruh Donald Trump terhadap Pasar Kripto
Salah satu faktor lain yang memengaruhi pasar saat ini adalah pernyataan terbaru dari Donald Trump mengenai kebijakan pajak dan perdagangan internasional. Trump menyebutkan bahwa ia akan mempertimbangkan penerapan kebijakan reciprocal tax, yang bisa berdampak pada kondisi pasar global.
Pernyataan ini langsung berdampak pada Indeks Dolar AS (DXY), yang mengalami penurunan setelah pengumuman tersebut. Ketika dolar melemah, Bitcoin biasanya mendapatkan keuntungan, karena banyak investor beralih ke aset lain yang lebih menjanjikan, termasuk kripto.
Selain itu, kebijakan pajak dan perdagangan yang lebih ketat bisa memicu volatilitas di pasar global, yang pada akhirnya bisa berpengaruh terhadap harga Bitcoin. Investor saat ini sedang menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai kebijakan ini sebelum mereka membuat keputusan besar dalam investasi mereka.
S&P 500 dan Nasdaq Memberikan Sinyal Positif
Pasar saham Amerika Serikat, khususnya S&P 500 dan Nasdaq, telah menunjukkan pergerakan positif dalam beberapa hari terakhir. Salah satu pemicunya adalah rilis data Producer Price Index (PPI), yang direvisi dan menunjukkan angka lebih baik dari yang diharapkan.
Namun, ada satu hal yang menarik: meskipun pasar saham mengalami kenaikan, Bitcoin tetap stagnan. Biasanya, ada korelasi antara pergerakan pasar saham dan Bitcoin, tetapi kali ini Bitcoin tampaknya tidak bereaksi terhadap sentimen positif dari pasar saham.
Ini bisa menunjukkan bahwa sedang berada dalam fase akumulasi yang lebih dalam, di mana investor besar lebih memilih untuk mengumpulkan aset daripada mengikuti tren jangka pendek.
Analisis Altcoin: Perkembangan Shiba Inu (SHIB)
Selain Bitcoin, altcoin juga mengalami kondisi yang beragam. Salah satu yang menarik perhatian adalah Shiba Inu (SHIB), yang dalam beberapa minggu terakhir mengalami volatilitas tinggi.
Beberapa hal yang terjadi pada Shiba Inu saat ini:
🔹 Shiba Inu mengalami tekanan jual besar setelah sempat mengalami kenaikan beberapa waktu lalu.
🔹 Terbentuk pola double bottom, yang bisa menjadi sinyal pemulihan jika harga berhasil bertahan di support kunci.
🔹 Momentum bullish masih sangat lemah, sehingga sulit untuk breakout ke harga yang lebih tinggi.
Dibandingkan dengan Dogecoin, Shiba Inu tampaknya kehilangan tenaga dan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat. Jika Bitcoin mulai bergerak naik, ada kemungkinan altcoin seperti SHIB juga akan mendapatkan dorongan tambahan.
Baca Juga :
- Dampak Koin Trump dan Likuiditas Pasar Kripto
- Deepseek AI: Teknologi Baru dari Cina yang Mengguncang Dunia
Strategi Investor: Apa yang Harus Dilakukan?
Berdasarkan kondisi saat ini, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan oleh para investor dan trader kripto:
✅ Pantau Pergerakan ETF – Jika inflow kembali meningkat setelah outflow beberapa hari terakhir, ini bisa menjadi sinyal bahwa Bitcoin akan kembali naik.
✅ Perhatikan Level Support dan Resistance – Bitcoin yang masih bertahan di range harga tertentu bisa memberikan peluang bagi trader untuk masuk dalam posisi yang lebih aman.
✅ Gunakan Momentum Altcoin dengan Bijak – Jika Bitcoin mulai bergerak, altcoin seperti Shiba Inu dan Dogecoin bisa mengikuti. Namun, pastikan untuk melihat indikator teknikal sebelum membuat keputusan investasi.
✅ Jangan Terburu-buru – Pasar masih dalam fase ketidakpastian, jadi lebih baik menunggu konfirmasi sebelum mengambil langkah besar.
Kesimpulan: Apa yang Bisa Diharapkan dalam Waktu Dekat?
- Bitcoin masih dalam fase akumulasi, dan ketika momentum bullish kembali, kita bisa melihat lonjakan harga yang signifikan.
- Pasar saham memberikan sinyal positif, yang bisa berdampak baik bagi Bitcoin dan aset kripto lainnya dalam jangka panjang.
- Altcoin seperti Shiba Inu masih dalam tekanan, sehingga perlu menunggu konfirmasi breakout sebelum masuk ke dalam posisi besar.
Dengan volatilitas yang masih rendah, ini bisa menjadi kesempatan bagi investor untuk menyusun strategi sebelum pergerakan besar terjadi. Apakah ini saat yang tepat untuk masuk ke pasar, atau lebih baik menunggu konfirmasi lebih lanjut?