Bitcoin Konsolidasi: Dampak Tarif Dagang

cryptodewa.com –  Bitcoin saat ini mengalami konsolidasi, dengan harga yang bergerak dalam rentang yang relatif stabil. Hal ini bukan fenomena baru, mengingat sejak Desember, Bitcoin terus menunjukkan pola serupa. Konsolidasi ini mencerminkan ketidakpastian pasar, di mana investor masih menunggu kepastian terkait kebijakan ekonomi global dan Dampak Tarif Dagang.

Salah satu faktor yang menyebabkan stagnasi ini adalah berita tentang tarif dagang baru yang mungkin akan diberlakukan oleh Donald Trump. Jika kebijakan ini diimplementasikan, maka bisa berdampak pada ekonomi global dan berimbas pada aset-aset digital seperti Bitcoin.

Dampak Tarif Dagang
Dampak Tarif Dagang

Efek Kebijakan Donald Trump terhadap Pasar Kripto

Kebijakan perdagangan Trump telah menjadi perhatian utama di kalangan pelaku pasar. Jika negara lain mengenakan tarif impor terhadap produk AS, maka Trump berencana untuk mengenakan tarif balasan. Contohnya, jika Indonesia mengenakan tarif 15% terhadap rokok Malboro dari AS, maka Trump dapat mengenakan tarif yang sama terhadap rokok kretek dari Indonesia.

Dampak dari kebijakan ini terhadap Bitcoin dan pasar kripto lebih kepada sentimen ketidakpastian. Investor biasanya bereaksi terhadap berita-berita besar seperti ini dengan mengurangi eksposur terhadap aset yang lebih volatil, termasuk kripto.

Pergerakan Harga Bitcoin Sejak Desember

Sejak Desember lalu, Bitcoin telah melalui berbagai fase pergerakan harga:

  • Tertinggi baru di kisaran 109.500 sebelum mengalami koreksi.
  • Koreksi hingga mencapai level 89.100, turun sekitar 17%.
  • Saat ini berada di sekitar 97.000, tetap dalam fase konsolidasi.

Dengan pergerakan yang relatif lambat selama 55 hari terakhir, banyak pelaku pasar yang merasa jenuh. Namun, jika melihat pola historis, kondisi ini tidak terlalu mengejutkan. Pada tahun 2024, Bitcoin mengalami konsolidasi selama 208 hari, sehingga periode 55 hari masih tergolong normal.

Bitcoin Dominance dan Rotasi ke Altcoins

Bitcoin dominance, yang mencerminkan pangsa pasar Bitcoin dibandingkan dengan altcoin, juga mengalami peningkatan sejak Desember. Hal ini menunjukkan bahwa investor lebih memilih untuk tetap dalam Bitcoin dibandingkan beralih ke altcoin yang lebih berisiko.

Namun, ada beberapa altcoin yang mencatatkan kenaikan signifikan:

  • Lista naik 48%.
  • Banana Finance naik 11%.
  • LTC (Litecoin) naik sekitar 11,4%.

Kenaikan ini terutama didorong oleh spekulasi terkait ETF Litecoin yang sedang dalam tahap pengajuan. Selain Litecoin, XRP dan Solana juga dikabarkan akan memiliki ETF, sehingga meningkatkan minat terhadap aset-aset ini.

Faktor Fundamental yang Akan Mempengaruhi Bitcoin

Ada beberapa faktor fundamental yang akan mempengaruhi harga Bitcoin dalam waktu dekat:

  1. Kebijakan Tarif Dagang Trump
    • Jika diumumkan secara resmi, bisa memicu ketidakpastian dan volatilitas di pasar.
  2. Testimoni Jerome Powell
    • Dalam dua hari ke depan, Powell akan memberikan testimoni di Kongres.
    • Jika ada indikasi pemangkasan suku bunga, bisa menjadi katalis positif bagi Bitcoin.
  3. Rilis Data CPI (Consumer Price Index)
    • CPI akan dirilis pada 12 Februari, bertepatan dengan Cap Go Meh, yang secara historis sering dikaitkan dengan pergerakan pasar.
    • Forecast menunjukkan bahwa Core CPI akan turun ke 3,13%, sementara CPI umum berada di 2,85%.
    • Jika data yang keluar lebih rendah dari ekspektasi, maka bisa menjadi pemicu kenaikan harga Bitcoin.

Analisis Teknikal: Apakah Bitcoin Akan Rebound?

Secara teknikal, Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi. Namun, ada beberapa skenario yang bisa terjadi:

  • Breakout dari High Point Internal:
    • Jika Bitcoin mampu menembus high point di sekitar 109.500, maka ada peluang untuk menguji level yang lebih tinggi.
    • Hal ini bisa mengkonfirmasi bahwa fase koreksi telah selesai dan Bitcoin siap kembali naik.
  • Konfirmasi Higher Low:
    • Jika Bitcoin mampu mempertahankan support di sekitar 89.000, maka ini bisa menjadi tanda pembentukan higher low yang bisa memicu tren naik.

Jika Bitcoin berhasil breakout, maka skenario kenaikan bisa terjadi dalam beberapa tahapan:

  1. Naik ke 109.500 sebagai level resistance terdekat.
  2. Menembus trendline dan masuk ke fase uptrend baru.
  3. Menguji level major resistance, yang bisa menjadi indikasi awal pergerakan bullish lebih besar.

Sentimen Pasar dan Dampak Makroekonomi

Sentimen pasar saat ini masih didominasi oleh berita-berita fundamental. Salah satu faktor menarik yang diperhatikan oleh beberapa analis adalah fase Full Moon atau bulan purnama. Secara historis, ada kecenderungan harga Bitcoin bergerak lebih positif di sekitar periode Full Moon.

Jika dikombinasikan dengan data ekonomi yang positif, maka ada peluang besar bahwa Bitcoin akan mengalami rebound dalam beberapa hari ke depan.

Kesimpulan: Apakah Saatnya Masuk ke Bitcoin?

Berdasarkan analisis yang ada, ada beberapa skenario yang bisa terjadi:

  • Jika CPI lebih rendah dari ekspektasi dan Jerome Powell memberikan indikasi dovish, maka Bitcoin bisa kembali naik.
  • Jika tarif dagang Trump resmi diumumkan dan memicu ketidakpastian, maka Bitcoin bisa mengalami tekanan lebih lanjut.
  • Jika Bitcoin mampu breakout dari level kunci, maka tren bullish bisa kembali berlanjut.

Bagi investor, penting untuk memperhatikan level resistance utama dan data ekonomi yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan. Dengan volatilitas yang ada, strategi terbaik adalah tetap waspada dan menyesuaikan posisi dengan perkembangan terbaru.

Baca Juga :


FAQ: Pertanyaan Seputar Bitcoin Saat Ini

1. Apakah Bitcoin masih worth it untuk dibeli sekarang? Ya, selama level support tetap terjaga dan ada potensi breakout dari resistance utama.

2. Apa yang menyebabkan Bitcoin bergerak sideways dalam beberapa minggu terakhir? Kombinasi dari kebijakan ekonomi global, ketidakpastian tarif dagang, dan kurangnya katalis besar di pasar.

3. Kapan Bitcoin bisa kembali bullish? Jika CPI lebih rendah dari ekspektasi dan ada pernyataan dovish dari The Fed, Bitcoin bisa kembali naik.

4. Apakah altcoin juga akan mengikuti pergerakan Bitcoin? Saat ini, investor masih lebih fokus pada Bitcoin. Namun, jika pasar kembali bullish, altcoin bisa mendapatkan momentum.

5. Apakah kebijakan Donald Trump bisa berdampak besar pada Bitcoin? Ya, jika kebijakan tersebut menciptakan ketidakpastian di pasar, maka Bitcoin bisa terpengaruh baik secara positif maupun negatif.

Dengan berbagai faktor yang sedang berlangsung, Bitcoin masih memiliki peluang untuk kembali bullish dalam waktu dekat. Namun, investor tetap harus berhati-hati dan memperhatikan perkembangan terbaru di pasar.